‘INOVASI SISTEM
INFORMASI & TEKNOLOGI INFORMASI MODERN’
TEKNOLOGI INFORMASI DALAM
PENDIDIKAN

Disusun Oleh :
1. Syendi Nazera (16115775)
2. Muhammad
Nurul A (14115408)
3. Nur Asmawati F
A (15115171)
4. Rendi Yusuf (15115752)
5. Rendra Yonathan (15115755)
Kelas
2KA13
UNIVERSITAS GUNADARMA
2016/2017
Abstrack
As
the development time of the exchange of information more quickly and so the use
of the traditional system of instant in the world of education is less
preferred by learners, it is therefore necessary to increase the education
world education system with ICT-based because it has many benefits to the world
of education. The internet world is inseparable from the education field
because with internet a student/student can dig the various sources of
information needed such as the on-line library, data exchange (file sharing),
e-mail, teleconferences and more other facilities. The application of
information and communication technology in education will allow the creation
of an electronic pembelajran systems such as: e-learning, distance learning,
virtual school and the virtual university. With pemamfaatan information and
communication technology in learning or education allows the results of
education better and more creative learning methods and interactive
Abstrak
Seiring
perkembangan zaman pertukaran informasi semakin cepat dan instan sehingga
penggunaan sistem tradisional dalam dunia pendidikan kurang disukai lagi oleh
peserta didik, oleh karena itu dunia pendidikan perlu meningkatkan sistem
pendidikan dengan berbasis ICT karena memiliki banyak manfaat untuk dunia
pendidikan. Dunia internet tidak terlepas dari bidang pendidikan karena dengan
internet seorang mahasiswa/siswa dapat menggali berbagai sumber informasi yang
dibutuhkan seperti perpustakaan on-line, pertukaran data (file sharing),
e-mail, teleconference dan banyak lagi fasilitas lainnya. Penerapan Teknologi
Informasi dan Komunikasi dalam pendidikan akan memungkinkan terciptanya sistim
pembelajran elektronik seperti: e-learning, distance learning, virtual school
dan virtual university. Dengan pemamfaatan teknologi informasi dan komunikasi
dalam pembelajaran atau pendidikan memungkinkan hasil pendidikan lebih baik dan
metode pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif.
Pendahuluan
Teknologi
Informasi dan Komunikasi seakan telah mendarah daging didalam diri setiap
manusia di era ini, Teknologi Informasi dan Komunikasi yang telah menglobal
mampu mencakupi segala aspek yang ada dalam kehidupan. Seiring dengan kemajuan
teknologi yang mengglobal telah terpengaruh dalam segala aspek kehidupan baik
di bidang ekonomi, politik, kebudayaan, seni dan bahkan di dunia pendidikan. Teknologi komunikasi dan informasi yang terus
berkembang cenderung akan mempengaruhi segenap bidang kehidupan termasuk bidang
pendidikan kejuruan dan pelatihan yang akan semakin banyak diwarnai oleh oleh
teknologi komunikasi dan
informasi. Secara khusus
untuk pendidikandan pelatihan akan dirasakan adanya kecenderungan :
- bergesernya pendidikan dan pelatihan dari sistem berorientasi pada
guru/dosen/lembaga
ke sistem yang berorientasi pada siswa/mahasiswa/peserta didik.
- tumbuh dan makin memasyarakatnya pendidikan terbuka/jarak jauh.
- semakin banyaknya pilihan sumber belajar yang tersedia.
- diperlukannya standar kualitas global
dalam
rangka persaingan global dan
- semakin diperlukannya pendidikan sepanjang hayat
(life long
learning).
Aplikasi
teknologi komunikasi dan informasi telah memungkinkan terciptanya lingkungan
belajar global yang berhubungan dengan jaringan yang menempatkan sistem di
tengah-tengah proses pembelajaran' dikelilingi oleh berbagai sumber belajar dan
layanan belajar elektronik
Implikasi Teknologi Informasi Pada
Pendidikan Kejuruan
Adanya
Internet membuka sumber informasi yang tadinya susah diakses. Akses terhadap
sumber informasi bukan menjadi malasah lagi. Perpustakaan merupakan salah satu
sumber informasi yang mahal harganya. (Berapa banyak perpustakaan di Indonesia,
dan bagaimana kualitasnya?.) Adanya Internet memungkinkan seseorang di
Indonesia untuk mengakses perpustakaan di Amerika Serikat. Mekanisme akses
perpustakaan dapat dilakukan dengan menggunakan program khusus (biasanya
menggunakan standar Z39.50, seperti WAIS ), aplikasi telnet (seperti pada
aplikasi hytelnet ) atau melalui web browser (Netscape dan Internet Explorer). Kerjasama antar pakar dan juga dengan
mahasiswa yang letaknya berjauhan secara fisik dapat dilakukan dengan lebih
mudah. Dahulu, seseorang harus berkelana atau berjalan jauh untuk menemui
seorang pakar untuk mendiskusikan sebuah masalah. Saat ini hal ini dapat
dilakukan dari rumah dengan mengirimkan email. Makalah dan penelitian dapat dilakukan
dengan saling tukar menukar data melalui Internet, via email, ataupun dengan menggunakan
mekanisme file sharring. Sharring information juga sangat dibutuhkan dalam
bidang penelitian agar penelitian tidak berulang (reinvent the wheel).
Hasil-hasil penelitian di perguruan tinggi dan lembaga penelitian dapat
digunakan bersama-sama sehingga mempercepat proses pengembangan ilmu dan
teknologi. Distance learning dan virtual university merupakan sebuah aplikasi
baru bagi Internet. Bahkan tak kurang pakar ekonomi Peter Drucker mengatakan
bahwa “Triggered by the Internet, continuing adult education may wll become our
greatest growth industry”. (Lihat artikel majalah Forbes 15 Mei 2000.) Virtual university memiliki karakteristik
yang scalable, yaitu dapat menyediakan pendidikan yang diakses oleh orang
banyak. Jika pendidikan hanya dilakukan dalam kelas biasa, berapa jumlah orang
yang dapat ikut serta dalam satu kelas? Jumlah peserta mungkin hanya dapat
diisi 50 orang. Virtual university dapat diakses oleh siapa saja, darimana
saja. Inisiaif-inisiatif penggunaan IT dan Internet di bidang pendidikan di
Indonesia sudah mulai bermunculan. Salah satu inisiatif yang sekaarang sedang
giat kami lakukan adalah program “Sekolah 2000”, dimana ditargetkan sejumlah
sekolah (khususnya SMU dan SMK) terhubung ke Internet pada tahun 2000 ini.
(Informasi mengenai program Sekolah 2000 ini dapat diperoleh dari situs Sekolah
2000 di (http://www.sekolah2000.or.id) Inisiatif seperti ini perlu mendapat
dukungan dari kita semua.
E-learning
sebuah
proses pembelajaran yang berbasis elektronik. Salah satu media yang digunakan
adalah jaringan komputer. Dengan dikembangkannya di jaringan komputer
memungkinkan untuk dikembangkan dalam bentuk berbasis web, sehingga kemudian
dikembangkan ke jaringan komputer yang lebih luas yaitu internet. Penyajian e-learning
berbasis web ini bisa menjadi lebih interaktif. Sistem e-learning ini tidak
memiliki batasan akses, inilah yang memungkinkan perkuliahan bisa dilakukan
lebih banyak waktu (Nugroho, 2007). Banyak orang menggunakan
istilah yang berbeda-beda dengan e-learning, namun pada prinsipnya e-learning
adalah pembelajaran yang menggunakan jasa elektronika sebagai alat bantunya.
E-learning memang merupakan suatu teknologi pembelajaran yang yang relatif baru
di Indonesia (Tafiardi, 2005).
Kecenderungan
dunia pendidikan di Indonesia di masa mendatang adalah:
¢ Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus
belajar jarak jauh (Distance Learning).
¢ Kemudahan
untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh perlu dimasukan
sebagai strategi utama.
¢ Sharing
resource bersama antar lembaga pendidikan / latihan dalam sebuah jaringan
¢ Perpustakaan
& instrumen pendidikan lainnya (guru, laboratorium) berubah fungsi menjadi
sumber informasi daripada sekedar rak buku.
¢ Penggunaan
perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia,
¢ dalam
pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video
Dengan
adanya perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat
ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media
internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan dosennya, melihat nilai mahasiswa
secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas
tugas kepada dosennya. Dengan media internet sangat dimungkinkan untuk
melakukan interaksi antara dosen dan siswa baik dalam bentuk real time (waktu
nyata) atau tidak. Dalam bentuk real time dapat dilakukan misalnya dalam suatu
chatroom, interaksi langsung dengan real audio atau real video, dan online
meeting. Yang tidak real time bisa dilakukan dengan mailing list, discussion
group, newsgroup, dan buletin board. Dengan cara di atas interaksi dosen dan
mahasiswa di kelas mungkin akan tergantikan walaupun tidak 100%. Bentuk-bentuk
materi, ujian, kuis dan cara pendidikan lainnya dapat juga diimplementasikan ke
dalam web, seperti materi dosen dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat
di download oleh siswa. Demikian pula dengan ujian dan kuis yang dibuat oleh
dosen dapat pula dilakukan dengan cara yang sama. Penyelesaian administrasi
juga dapat diselesaikan langsung dalam satu proses registrasi saja, apalagi di
dukung dengan metode pembayaran online.
Distance Learning ( on line )
Distant Learning yang terkenal dengan sebutan
Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), merupakan sebuah model pembelajaran solutif
dari kegiatan belajar mengajar yang terkendala waktu, tempat, dan sumber daya
manusia. Perlu disepakati terlebih dahulu bahwa model pembelajaran
jarak jauh bisa dibagi dalam beberapa bagian.
Bagian pertama adalahpembelajaran jarak jauh dalam lingkup
e-learning, yaitu sebuah media on-line yang memiliki sumber untuk menunjang
proses kegiatan belajar mengajar berbasis teknologi informasi melalui internet.
Sistem ini dapat berisi materi buku, modul ajar, soal-soal latihan, dan forum
diskusi.
Bagian kedua adalah pembelajaran dalam bentuk pelatihan jarak
jauh. Selain ada buku atau modul ajar, latihan soal dan test on-line, sistem
ini biasanya tetap menerapkan adanya proses tatap muka dalam proses belajar
mengajarnya, sehingga kompetensi keterampilan dalam pelatihan ini diharapkan
memiliki kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Hal inidilakukan sebagai
bentuk penjagaan kualitas pelatihan karena diakhir pembelajaran model tersebut
akan diberikan sertifikat sebagai tanda kelulusannya.
Tujuan
dari pembangunan sistem ini antara lain menerapkan aplikasi-aplikasi pendidikan
jarak jauh berbasis web pada situs-situs pendidikan jarak jauh yang dikembangkan
di lingkungan di Indonesia yakni bekerja dengan sama mitra-mitra lainnya. Secara
sederaha dipahami sistem ini terdiri dari kumpulan aplikasi-aplikasi yang dapat
digunakan sebagai alat bantu dalam kegiatan pendidikan jarak jauh hingga
penyampaian materi pendidikan jarak jauh tersebut dapat dilakukan dengan baik. Sarana
penunjang dari pendidikan jarak jauh ini adalah teknologi informasi. Kemunculan
teknologi informasi dan komunikasi pada pendidikan jarak jauh ini sangat
membantu sekali. Seperti dapat dilihat, dengan munculnya berbagai pendidikan
secara online, baik pendidikan formal atau non-formal, dengan menggunakan
fasilitas Internet.Pendekatan sistem pengajaran yang dapat dilakukan adalah dengan
melakukan pengajaran secara langsung (real time) ataupun dengan cara
menggunakan sistem sebagai tempat pemusatan pengetahuan (knowledge).
Studi
yang dilakukan oleh Amerika, sangat mendukung dikembangkannya e-learning
menyatakan bahwa computer based learning sangat efektif, memungkinkan 30%
pendidikan lebih baik, 40% waktu lebih singkat, dan 30% biaya lebih murah. Bank
Dunia (World bank) pada tahun 1997 telah mengumumkan program Global Distance
Learning Network (GDLN) yang memiliki mitra sebanyak 80 negara di dunia.
Melalui GDLN ini maka World Bank dapat memberikan e-learning kepada mahasiswa 5
kali lebih banyak (dari 30 menjadi 150 mahasiswa) dengan biaya 31% lebih murah.
Virtual
School dan Virtual University
virtual
university merupakan sebuah aplikasi baru bagi Internet. Virtual university
memiliki karakteristik yang scalable, yaitu dapat menyediakan pendidikan yang
diakses oleh orang banyak. Jika pendidikan hanya dilakukan dalam kelas biasa,
berapa jumlah orang yang dapat ikut serta dalam satu kelas? Jumlah peserta
mungkin hanya dapat diisi 40 50 orang. Virtual university dapat diakses oleh
siapa saja, darimana saja. Penyedia layanan virtual university ini adalah
www.ibuteledukasi.com . Mungkin sekarang ini virtual university layanannya
belum efektif karena teknologi yang masih minim. Namun diharapkan di masa depan
virtual university ini dapat menggunakan teknologi yang lebih handal semisal
video streaming yang dimasa mendatang akan dihadirkan oleh ISP lokal, sehingga
tercipta suatu sistem belajar mengajar yang efektif yang diimpiimpikan oleh
setiap ahli IT di dunia pendidikan.
Virtual
school juga diharapkan untuk hadir pada jangka waktu satu dasawarsa kedepan.
Bagi Indonesia, manfaat manfaat yang disebutkan di atas sudah dapat menjadi alasan
yang kuat untuk menjadikan Internet sebagai infrastruktur bidang pendidikan
Daftar Pustaka